TENTANG SISTEM MONITORING LIFTING MIGAS

Sistem Monitoring Lifting Minyak dan Gas Bumi (SMLM) ini adalah sistem yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi untuk mengimplementasikan tugas pembinaan dan pengawasan atas produksi dan lifting minyak dan gas bumi. SMLM ini mengumpulkan data produksi dan volume lifting minyak dan gas bumi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk digunakan sebagai dasar perhitungan alokasi volume lifting yang menentukan dana bagi hasil sektor migas dalam rangka perimbangan pusat dan daerah.

Sistem ini dikembangkan dengan tujuan:

     
  • Menyediakan informasi tentang volume lifting minyak dan gas bumi yang dihasilkan oleh kegiatan produksi migas yang dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) secara transparan, akurat dan mutakhir.
  • Menyediakan basis data produksi migas yang dipergunakan sebagai dasar perhitungan alokasi volume lifting migas atas Daerah Penghasil Migas (DPM).
  • Melakukan proses pemantauan (monitoring) atas kegiatan lifting yang terjadi di titik serah migas atau Custody Transfer Point (CTP) demi menciptakan transparansi atas kegiatan lifting migas.

Dasar hukum dari Pembangunan Sistem Monitoring Lifting Minyak dan Gas Bumi adalah:

Dasar Hukum       Tentang
UU No. 22 Tahun 2001   Minyak Dan Gas Bumi
UU No. 32 Tahun 2004   Pemerintah Daerah
UU No. 33 Tahun 2004   Perimbangan Keuangan Antara Pusat Dan Daerah
PP No. 55 Tahun 2005   Dana Perimbangan
PP No. 34 Tahun 2005   Perubahan Atas PP No.35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi

 

Fungsi utama dari Sistem Monitoring Volume Lifting Minyak dan Gas Bumi adalah:

     
  1. Memantau volume lifting minyak dan gas bumi dari setiap Custody Transfer Point (CTP) untuk KKKS terpilih secara online dan real time melalui Migas Control Center (MCC).
  2. Mengakusisi data volume produksi semua sumur dan volume lifting dari setiap KKKS secara online - non real time melalui Interface Berbasis Web.
  3. Menghitung alokasi volume produksi dan lifting migas Daerah Penghasil Migas (DPM) dengan menggunakan aplikasi Back Allocation.
  4. Melakukan pemantauan dan validasi terhadap Laporan Lifting Bulanan yang disampaikan KKKS.

 

KONSEP SISTEM MONITORING LIFTING MINYAK DAN GAS BUMI

Sistem Monitoring Lifting minyak dan Gas Bumi memiliki 2 (dua) metode pengawasan,yaitu:

     
  1. Sistem Monitoring Lifting Online Berbasis Web

Sistem ini dibangun dan diimplementasikan melalui aplikasi berbasis web yang merupakan integrasi dari sejumlah aplikasi perangkat lunak, perangkat keras serta sejumlah prosedur yang diharapkan mampu melakukan verifikasi dan penelusuran terhadap kebenaran laporan volume lifting minyak dan gas bumi yang disampaikan oleh KKKS.

Modul yang yang dimiliki dalam sistem berbasis web interface ini adalah:

       
  • Modul Akuisisi Data adalah modul untuk mengakuisisi data yang dibutuhkan sistem ini. Jenis data yang diakuisisi dapat dilihat pada Format Data Baku yang tersedia pada menu Bantuan. Proses akusisi data dapat dilakukan melalui beberapa macam cara, yaitu: Mengunggah data melalui website lifting migas, entri data melalui aplikasi yang tersedia atau dengan mengirimkan data melalui ftp atau email untuk kemudian diunggah oleh operator.
  • Modul Back Allocation adalah modul yang melakukan perhitungan back allocation yaitu menghitung alokasi volume produksi dan lifting minyak dan gas bumi ke masing-masing sumur di daerah penghasil.
  • Modul Realisasi adalah modul untuk menyimpan data realisasi lifting termasuk data pendukung realisasi lifting sesuai dengan laporan rutin yang dibutuhkan oleh Ditjen Migas dan KKKS
     
  1. Sistem Monitoring Lifting Online Realtime

SMLM Online Realtime ini adalah sistem yang dibangun dan diimplementasikan dengan berbasis telemetri yang memantau secara langsung volume lifting yang sedang dilakukan di titik serah migas (Custody Transfer Point). Data volume lifting yang dipantau tersebut dapat dilihat secara realtime melalui Migas Control Center untuk kemudian disimpan pada database. Data itu akan dijadikan dasar dari pengawasan terhadap laporan lifting yang disampaikan setiap bulan oleh pihak KKKS.

PETA LOKASI PEMASANGAN ALAT PANTAU SISTEM MONITORING LIFTING MINYAK DAN GAS BUMI

Kedua metode pengawasan dari Sistem Monitoring Lifting Minyak dan Gas Bumi yaitu Sistem Monitoring Lifting Online Berbasis Web dan Sistem Monitoring Lifting Online Realtime ini dikendalikan melalui Migas Control Center yang terletak di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Sebagai pusat operasi pemantauan lifting dan pusat data pada sistem informasi berikut segala proses pengolahan data dan informasi yang terkait, Migas Control Center (MCC) memiliki seperangkat Standard Operational Procedure (SOP) yang mengatur operator maupun pengguna agar keseluruhan sistem tetap berjalan dengan baik. Operasional Migas Control Center juga mencakup proses pemeliharaan sistem, perbaikan sistem, pengarsipan seluruh dokumen (teknis, data, notulensi, dan lain sebagainya), log book dan surat menyurat dengan KKKS.

TOPOLOGI INTEGRASI SISTEM MONITORING LIFTING MINYAK DAN GAS BUMI